Shaka Hislop Anggap Neymar Lebih Cocok Diduetkan Dengan Eden Hazard

Eks kiper asal Newcastle United dan West Ham yang saat ini menjadi sosok pundit dari sepakbola dunia, Shaka Hislop beranggapan bahwa Neymar akan lebih cocok diduetkan dengan Eden Hazard di Real Madrid.

Hislop menyatakan bahwa Striker asal Paris Saint-Germain ini akan lebih baik jika bergabung dengan Los Blancos daripada memutuskan untuk bergabung kembali ke Barcelona.

Neymar akhir-akhir ini memang sangat santer dikabarkan akan kembali ke Barcelona atau akan bergabung bersama Real Madrid. Bahkan tersebar kabar yang menyatakan bahwa PSG masih ingin menukar striker asal Brasil dengan pemain sayap El Real, Gareth Bale.

Menyebarnya kabar tersebut membuat Shaka Hislop yang dulunya juga aktif bermain di Medio 1992 sampai 2007 berkomentar dan menyatakan bawha Neymar akan lebih cocok bermain di Santiago Bernabeu daripada Camp Nou.

Dikutip dari media Express, Senin (22 Juli 2019), Hislop mengatakan, “Saya merasa bahwa PSF mungkin akan cocok untuk Bale karena memiliki beberapa alasan. Satu lagi, saya percaya bahwa Neymar akan lebih memilih untuk pergi ke Barcelona daripada Barcelona”.

Hislop berpendapat bahwa, Neymar akan menjalin hubungan yang baik dengan Ezen Hazard saat berada dibawah kepelatihan Zinedine Zidane. Mereka akan mampu berkerja sama dengan baik dan mereka adalah pemain yang sangat luar biasa.

Hislop juga berpendapat bahwa Eden Hazard dan Neymar adalah pemain pemain hebat dengan bakay kelas dunia. Jika keduanya bermain bersama, kemungkinan besar akan terjadi sebuah serangan mematikan yang dimiliki Real Madrid untuk musim 2019-2020.

Cesc Fabregas Percaya Eden Hazard Pantas Dengan Gaya Permainan El Real

Eks gelandang asal Barcelona, Cesc Fabregas percaya bahwa Eden Hazard sangat pantas dengan gaya permainan El Real. Fabregas berpendapat bahwa Hazard adalah sosok pemain yang sangat suka mengeksplor kebebasan bermain di lapangan.

Fabregas juga menegaskan bahwa Hazard akan mengalami performa yang bagus dan akan berkembang bersama dengan Toni Kroos dkk.

Minggu, (21 Juli 2019), dilansir oleh media Sportskeed, Cesc Fabregas mengatakan, “Hazard adalah sosok pemain yang sangat luar boasa yang mampu membuat sebuah perbedaan. Dirinya adalah sosok pemain yang memang dibuat untuk bisa bermain di Real Madrid”,

“Hazard membutuhkan banyak ruang untuk bisa berlari. Dirinya mampu menguasai bola dengan baikĀ  saat sedang mengendalikannya. Dirinya juga sangat aktif disekitar lapandan. Kita tidak bisa memberikan perintah kepadanya untuk tetap tinggal disana”. ujar Fabregas.

Dengan keadaan tersebut membuat Fabregas menyatakan bahwa Hazard masih kurang sesuai dengan gaya permainan Barcelona. Klub asal Catalan tersebut sangat identik dengan penguasaan bola.

Fabredas mengungkapkan alasan mengapa Eden Hazard tidak pantas berada di Barcelona. Hazard mengungkapkan, “Barcelona adalah klub yang lebih memfokuskan diri dalam hal penetuan posisi pemain. Semua pemain harus berada diposisi merreka untuk bisa memberikan bola”.

Sebelumnya Cesc Fabregas dan Eden Hazard memang pernah satu tim saat masih mengenakan jersey Chelsea. Fabregas bergabung dengan The Blues pada 2014 sedangkan Hazard lebih dulu bergabung dengan Chelsea pada 2012.

Dengan pernah bermain bersama, Fabregas percaya bahwa Hazard akan mampu mengasah keterampilannya di Real Madrid.

Jurgen Klopp Ungkap Timnya Masih Belum Puas Dengan Trofi Yang Dicapai

Pelatih asal Liverpool, Jurgen Klopp menyatakan dan menegaskan bahwa tim besutannya masih belum puas dengan trofi penghargaan yang sudah dicapai pada musim lalu. Untuk Klopp sendiri, The Red masih lapar akan gelar juara.

Selama berkarir di Liverpool, Jurgen Klopp sudah berhasil mempersembahkan title juara ajang Liga Champions 2018-2019. Raihan trofi tersebut merupakan gelar perdana untuk Klopp selama empat musim membesut Liverpool.

Liverpool hampir menjuarai ajang Premier League musim lalu. Akan tetapi mereka tidak bisa mencapai raihan tersebut dan harus puas dengan finish diperingkat kedua dipapan klasementara dengan total perolehan 97 poin dan tertinggal 1 poin dengan Manchester City yang keluar sebagai juara.

Liverpool akan mendapatkan tantangan berat dimusim yang akan datang. Mereka dituntut untuk bisa meraih lebih banyak lagi title juara termasuk didalamnya trofi ajang Premier League yang sudah lama diinginkan mereka.

Klopp mengatakan, “Tidak perlu terlalu mengkhawatirkan kami akan berpuas diri. Ada begitu banyak alasan untuk tetap ingin merasakan kemenangan. Kami akan mencoba banyak hal untuk bisa menjadi juara. Kami berharap pada akhirnya akan berhasil”,

“Liga Champions merupakan sebuah trofi ajang paling besar yang saya lihat dalam dunia sepak bola, terlepas dari trofi ajang Piala Dunia. Kami ingin terus meraihnya. Tidak perlu khawatir. Tidak ada satu pun di Liverpool yang merasa puas”,

“Kami tidak akan siap untuk kembali jika belum juara. Kami sudah pernah berhasil meraih ajang juara dan menemaptkannya dalam lemari trofi kami. Kami akan terus mencoba terbaik untuk bisa menajadi juara”, tutup Klopp.